, ,

Siswa SMP Tasikmalaya Dianugerahi Penghargaan PT KAI Atas Tindakan Cepat Selamatkan Perjalanan Kereta Api

Inspirasi di Rel: Kepedulian Nur Daffa, Siswa SMP Asal Tasikmalaya, terhadap Keselamatan Kereta Api Diganjar Penghargaan KAI Daop 2 Bandung

Tasikmalaya- Bak sebuah kisah pahlawan muda di luar kelas, ketelitian dan rasa tanggung jawab seorang siswa SMP berbuahkan apresiasi tinggi. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung secara resmi menganugerahkan penghargaan kepada Nur Daffa Pratama, remaja pencinta kereta api asal Tasikmalaya, atas tindakan cepatnya yang berkontribusi pada keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api.

Siswa SMP Tasikmalaya Dianugerahi Penghargaan PT KAI Atas Tindakan Cepat Selamatkan Perjalanan Kereta Api
Siswa SMP Tasikmalaya Dianugerahi Penghargaan PT KAI Atas Tindakan Cepat Selamatkan Perjalanan Kereta Api

Baca Juga : Cuaca Ekstrem Tasikmalaya, Pohon Tumbang Hantam Dua Rumah Di Tuguraja

Penghargaan ini bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk nyata apresiasi terhadap kepedulian luar biasa yang ditunjukkan Daffa. Ia berhasil mengidentifikasi dan melaporkan potensi gangguan di jalur kereta api wilayah Daop 2 Bandung, sebuah tindakan yang mencerminkan kedewasaan dan kepedulian melebihi usianya.

Manager Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menekankan bahwa aksi Daffa merupakan contoh konkret yang patut dijadikan teladan bagi masyarakat luas. “Dalam dunia keselamatan perkeretaapian, kewaspadaan setiap detik sangat krusial. Aksi nyata dan tanggap seperti yang dilakukan Saudara Daffa ini sungguh sangat kami hargai. Ia telah menjadi mitra kami dalam menjaga keselamatan bersama,” ujar Kuswardojo dalam penyerahan penghargaan.

Kuswardojo juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta aktif meneladani sikap Daffa

Kewaspadaan di sekitar jalur rel, terutama saat melintas di perlintasan sebidang, serta kesigapan untuk melaporkan segala bentuk potensi gangguan—seperti benda penghalang di rel, kerusakan fasilitas, atau aktivitas mencurigakan—merupakan bentuk partisipasi aktif yang sangat dibutuhkan.

Kisah Nur Daffa Pratama ini diharapkan dapat menjadi pemantik inspirasi, menyebarkan semangat untuk lebih peduli terhadap keselamatan di lingkungan sekitar, khususnya di sektor transportasi kereta api yang menjadi urat nadi perjalanan banyak orang. Sebuah bukti bahwa pahlawan keselamatan bisa saja berseragam putih abu-abu.

Kisah Daffa Jadi Pemacu Semangat Kolaborasi antara KAI dan Komunitas

Manager Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan bahwa pihaknya melihat antusiasme positif dari berbagai kalangan. “Aksi Daffa memicu diskusi yang sangat hidup. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk secara resmi membuka kanal komunikasi yang lebih cepat dan responsif untuk laporan masyarakat. Selain itu, kami akan mengadakan roadshow edukasi keselamatan ke sekolah-sekolah, dengan Daffa sebagai duta muda,” jelas Kuswardojo penuh semangat.

Di sisi lain, komunitas pecinta kereta api di Bandung menyambut hangat inisiatif ini. Ketua Komunitas Railfans Bandung, Andi Pratama, menyatakan dukungan penuh. “Kami selalu aktif, namun selama ini lebih fokus pada dokumentasi. Kini, kami akan mengalihkan sebagian perhatian untuk menjadi ‘mata dan telinga’ tambahan bagi KAI. Bahkan, kami sedang menyusun panduan praktis untuk mengenali potensi gangguan di jalur rel,” ujar Andi.

Sementara itu, Daffa sendiri mengaku senang sekali karena aksi kecilnya mampu menghasilkan dampak yang besar. “Saya hanya melakukan apa yang saya rasa benar. Yang terpenting, semoga semakin banyak teman-teman sebaya yang ikut peduli. Keselamatan kereta api adalah tanggung jawab kita bersama,” tutur Daffa dengan sederhana.

Pada akhirnya, langkah seorang siswa SMP ini tidak hanya mencegah sebuah potensi kecelakaan, tetapi juga berhasil menjalin jembatan kolaborasi yang menjanjikan untuk keselamatan transportasi nasional di masa depan. Sinergi antara BUMN, komunitas, dan masyarakat seperti inilah yang menjadi kunci keberhasilan.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.